SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta

Jl. Kapten Pierre Tendean 19 Wirobrajan

D. I. Yogyakarta

Produksi Kompos Divisi Komposter Tim Adiwiyata dalam Rangka Peringatan HPSN

Senin, 22 Februari 2021 ~ Oleh adminmuga-jhs ~ Dilihat 193 Kali

Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati setiap tanggal 21 Februari. HPSN ini sebagai momentum untuk menyadarkan masyarakat tentang upaya pengurangan dan pengelolaan sampah. Upaya ini bisa dilakukan dan diselesaikan jika ada kerja sama seluruh komponen masyarakat. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengimbau adanya ragam kegiatan yang dilakukan dalam rangka HPSN dari tingkat nasional sampai tingkat daerah.

Kamis, 18 Februari 2021 KLHK telah mengumumkan tema peringatan HPSN kali ini yaitu "Sampah Bahan Baku Ekonomi di Masa Pandemi". Tema ini diambil untuk mendukung pertumbuhan sektor industri pengolahan sampah di tengah ekonomi yang tengah resesi akibat pandemi covid-19. Berdasarkan tema tersebut SMP Muhammadiyah juga ikut berkontribusi dalam peringatan HPSN sesuai anjuran dari KLHK. Selain itu, kontribusi tersebut sebagai wujud kepedulian SMP Muhammadiyah 3 terhadap penyelamatan lingkungan melalui pengurangan dan pengolahan sampah. Wujud kontribusi dalan HPSN kali ini dengan memproduksi kembali kompos padat dan cair dari sampah yang ada di sekolah.

Divisi komposter tim adiwiyata SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta memperingati HPSN dengan melaksanakan program berkelanjutan dari program yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Program berkelanjutan ini berupa produksi kembali kompos padat dan kompos cair. Kali ini kedua kompos tersebut dikemas dalam kemasan berlabel dengan merek "Mugayo". Proses pengemasan tersebut dilakukan agar kompos yang sudah diproduksi bisa awet disimpan.

Stok kompos yang sudah dikemas tersebut akan digunakan oleh Divisi penghijauan untuk memupuk seluruh tanaman yang ada di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Rencana ke depan kompos padat dan cair yang sudah dikemas akan dijual baik untuk kalangan warga SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta atau warga di luar sekolah. Hal ini berarti program produksi kompos ini bisa dijadikan sebagai sarana mengembangkan jiwa enterpreneur.

Oleh : Aprilia Kartika H., S.Pd.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT